Elearning adalah semua yang mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti PDA dan MP3 players. Juga penggunaan teaching materials berbasis web dan hypermedia, multimedia CD-ROM atau web sites, forum diskusi, perangkat lunak kolaboratif, e-mail, blogs 11 amaliyadamayantidita. Komponen pendukung E-learning yang wajib ada untuk mendukung metode pembelajaran ini paling tidak harus memiliki 5 aspek yang ada di bawah ini. 1.Perangkat keras (hardware). 2.Perangkat lunak (software). 3.Jaringan intranet. 4.Konten dan materi pembelajaran. 5.Strategi komunikasi pemanfaatan elearning dalam pembelajaran. Komponenfisik adalah infrastruktur pendukung sistem e-learning yang berkaitan dengan perangkat keras dan media yang dipergunakan baik oleh end user maupun oleh pengelola sistem. Beberapa contoh komponen fisik adalah : Infrastruktur jaringan: router, switch, hub, kabel jaringan, dll Jawabanyang benar adalah: C. Brainware. Dilansir dari Ensiklopedia, yang tidak termasuk komponen pendukung e-learning adalah Brainware. Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. Hardware adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. setiap regu bola voly maksimal memainkan bola sebanyak kali pukulan. Posted on December 2, 2009 by syndicatehack komponen yang membentuk e-Learning adalah Infrastruktur e-Learning Infrastruktur e-Learning dapat berupa personal computer PC, jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk didalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference. Sistem dan Aplikasi e-Learning Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional. Bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau konten, forum diskusi, sistem penilaian rapor, sistem ujian online dan segala fitur yang berhubungan dengan manajemen proses belajar mengajar. Sistem perangkat lunak tersebut sering disebut dengan Learning Management System LMS. LMS banyak yang opensource sehingga bisa kita manfaatkan dengan mudah dan murah untuk dibangun di sekolah dan universitas kita. Konten e-Learning Konten dan bahan ajar yang ada pada e-Learning system Learning Management System. Konten dan bahan ajar ini bisa dalam bentuk Multimedia-based Content konten berbentuk multimedia interaktif atau Text-based Content konten berbentuk teks seperti pada buku pelajaran biasa. Biasa disimpan dalam Learning Management System LMS sehingga dapat dijalankan oleh siswa kapanpun dan dimanapun. Depdiknas cukup aktif bergerak dengan membuat banyak kompetisi pembuatan multimedia pembelajaran. Pustekkom juga mengembangkan yang mem-free-kan multimedia pembelajaran untuk SMP, SMA dan SMK. Juga mari kita beri applaus ke pak Gatot Biro PKLN yang mulai memberikan insentif dan beasiswa untuk mahasiswa yang mengambil konsentrasi ke Game Technology yang arahnya untuk pendidikan. Ini langkah menarik untuk mempersiapkan perkembangan e-Learning dari sisi konten. Sedangkan Actor yang ada dalam pelaksanakan e-Learning boleh dikatakan sama dengan proses belajar mengajar konvensional, yaitu perlu adanya guru instruktur yang membimbing, siswa yang menerima bahan ajar dan administrator yang mengelola administrasi dan proses belajar mengajar. Oh ya terminologi yang berhubungan dengan e-Learning sebenarnya banyak. Ada online learning, software learning, multimedia learning, computer based learning. Boleh dikatakan semua bisa diwakili oleh e-Learning, baik dalam perspektif umum online learning, computer based learning maupun dalam perspektif komponen e-Learning multimedia learning sebagai komponen e-Learning content dan software learning sebagai komponen e-learning system. Sedikit perlu kita garis bawahi untuk terminologi distance learning. Terminologi distance learning ini sejak dulu sudah ada, hanya dulu distribusi bahan ajar dan proses pembelajaran tidak menggunakan media elektronik, misalnya universitas terbuka yang dulu mengirimkan module pembelajaran lewat pos. Hanya, saat ini universitas yang menerapkan distance learning kebanyakan sudah menggunakan media elektronik untuk mendistribusikan bahan ajar dan proses belajar mengajar, dengan kata lain bisa saja distance learning masuk ke definisi e-Learning untuk kondisi ini. Tapi tidak menjadi masalah kalau open university yang ada di dunia ini tetap menggunakan term distance learning, karena mungkin sudah lebih lama dan terbiasa digunakan. Yang pasti secara kohesi terminologi, distance learning akan dekat dengan terminologi open university dan synchronous learning. sumber Filed under E-Learning Dalam prakteknya E-Learning memerlukan bantuan teknologi. Dalam perkembangannya, komputer yang paling populer dipakai sebagai alat bantu pembelajaran secara electronic, karena itu dikenal dengan istilah • computer based learning CBL yaitu pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan komputer; dan• computer assisted learning CAL yaitu pembelajaran yang menggunakan alat bantu utama pertama-tama komputer mulai diperkenalkan khususnya pada pembelajaran, maka ia menjadi dikenal atau populer di kalangan anak didik. Bisa dimengerti karena berbagai variasi teknik mengajar bisa di buat dengan bantuan komputer itu teknologi pembelajaran terus berkembang. Namun pada prinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu• Technology based learning, dan• Technology based based learning ini pada prinsipnya terdiri dari Audio Information Technologies radio, audio tape, voice mail telephone dan Video Information Technologies misalnya video tape, video text, video messaging. Sedangkan Technology based web-learning pada dasarnya adalah Data Information Technologies misalnya bulletin board, Internet, e-mail, tele-collaboration.Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas audio/data, video/data, audio/video. Teknologi ini juga sering di pakai pada pendidikan jarak jauh distance education, dimasudkan agar komunikasi antara murid dan guru bisa terjadi dengan keunggulan teknologi e-learning sebagai salah satu teknologi pembelajaran sebagai media yang berbasis teknologi internet besar manfaatnya dalam mendukung pencapaian penyampaian informasi. Sarana dan prasarana baik hardware maupun software perlu keterdukungan semua pembelajaran yang memanfaatkan e-learning dibutuhkan berbagai komponen pendukung, yaitua. Perangkat keras hardware komputer, laptop, netbook, maupun Perangkat lunak software Learning Management System LMS, Learning Content Management System LCMS, Social Learning Network SLN.c. Infrastruktur Jaringan intranet maupun Konten Strategi interaksi/komunikasi pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran. 1. Alasan E-Learning dibutuhkan dalam pembelajaran saat ini-lebih menghemat anggaran mulai dari para siswa-efektifitas waktu dalam pembelajaran-seiring berjalannya waktu di era TI yang semakin canggih, para siswa dituntut untuk mendalami internet & komputer supaya bisa lebih baik dan bisa mengikuti perkembangan zaman 2. Perangkat yang dibutuhkan dalam melaksanakan e-learning Dalam pembelajaran yang memanfaatkan e-learningdibutuhkan berbagai komponen pendukung yaitua. Perangkat keras hardware komputer, laptop, netbook, maupun Perangkat lunak software Learning ManagementSystem LMS, Learning Content Management System LCMS, Social Learning Network SLN.c. Infrastruktur Jaringan intranet maupun Konten Strategi interaksi/komunikasi pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran 3. Kelebihan dan Kekurangan E-Learning Kelebihan - Mudah melakukan pembelajaran jarak Dapat dilakukan kapan Menambah pengatahuan Kekurangan - Menggunakan internet. - Sebagian situs E-Learning menggunakan cara mendaftar yang rumit. - Terdapat situs E-Learning yang menggunakan bandwidth yang besar, sehingga lama untuk mengakses e-learning 4. Persamaan LMS dan SLN dalam kelas maya dalam e-learning dalam e-learning 5. Kelebihan Social Learning Networkdibandingkan dengan Social Networksebagai media e-learningSLN memungkinkan kita untuk belajar keterampilan dan membentuk atau membangun semacam portofolio secara online,bersama dengan teman-teman di buat lebih ke elemen keselamatan fitur yang dalam naungan Layanan Pemantauan fitur-fitur utamanya seperti 1 Gaggle 2 Blackboard3 ePals4 Glam Media 6. Fitur-fitur utama Social Learning NetworkA. Kelas maya dengan sistem closed group collaborationB. Komunikasi menggunakan model media Manajemen konten Evaluasi pembelajaran Page 2 E-learning adalah sebuah metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara memanfaatkan perangkat eletktronik untuk membantu mempermudah proses belajar dan mengajar. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan ulasan lengkap mengenai E-learning mulai dari pengertin, fungsi, macam-macam hingga komponen pendukung yang digunakannya. Pengertian E-Learning Jika dilihat dari pengertiannya, E-learning merupakan suatu konsep atau sistem pembelajaran. Sistem pendidikan ini lebih mengedepankan penggunaan teknologi. Dan juga lebih memanfaatkan bantuan teknologi informasi di dalam proses belajar dan mengajarnya. Tujuan penggunaan E-learning adalah untuk mempermudah proses pembelajaran agar lebih menarik dan tidak membosankan. Selain itu penggunakan perangkat elektronik untuk media pembelajaran memberikan kemudahan yang tidak bisa didapat jika hanya menggunakan metode yang lama. Fungsi E-learning Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika fungsi dari E-learning adalah untuk mempermudah proses belajar dan mengajar, namun apa sebenarnya fungsi utama dari E-learning? Berikut penjelasan lengkapnya. a. Suplemen E-learning bisa dibilang memiliki fungsi utama sebagai supplemen atau tambahan pada proses belajar dan mengajar. Karena di sini siswa dibiarkan untuk bebas memilih apakah akan menggunakan materi pembelajaran elektroni E-learning atau tidak. Karena hingga kini E-learning masih menjadi tambahan saja belum menjadi kewajiban mau pun keharusan bagi pendidik atau siswa untuk menggunakan perangkat elektronik dalam proses belajar dan mengajar. Namun meski begitu, mereka yang memanfaatkan perangkat elektronik pastinya akan mendapatkan banyak pengetahuan atau wawasan tambahan yang lebih banyak dan lebih mudah dibanding dengan menggunakan metode pembelajaran yang biasa. b. Komplemen disebutkan jika E-learning memiliki fungsi utama sebagai pelengkap metode pembelajaran. Jika materi pembelajaran pada E-learning digunakan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima oleh siswa di dalam kelas, maka E-learning akan dianggap sebagai materi pembelajaran elektronik yang diprogramkan untuk dijadikn sebagai materi pengayaan atau remedial. Yang digunakan untuk memberikan tambahan materi untuk pendidik pada saat mengikuti pelajran konvensional. c. Substitusi sebenarnya di Negara Negara maju E-learning sudah diterapkan di perguruan tinggi dan menjadi salah satu alternatif kegiatan pembelajaran atau perkuliahan yang diberikan pada mahasiswanya. E-learning digunakan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa terutama untuk belajar. Agar para mahasiswa ini lebih bisa fleksibel dan bebas dalam mengelola kegiatan perkuliahannya. Dan juga dapat disesuaikan denan waktu serta aktivitas lainnya yang dijalani oleh mahasiswa. Macam-macam E-learning E-learning sendiri dibagi ke dalam beberapa macam yang dikelompokkan sesuai dengan fungsi dan kegunaan dalam proses belajar mengajar. Berikut ini adalah macam macam E-learning yang wajib diketahui. 1. Learner-led e-Learning E-learning jenis ini sengaja dibentuk untuk membuat pelajar dapat belajar dengan mandiri. Karena pada E-learning ini, semu materi yang digunakan sebagai metode pembelajaran disediakan mulai dari multimedia presentation, html, dan media interaktif lainnya akan dikemas dan dideliver melalui jaringan internet atau website. 2. Instructor-led e-Learning Jenis E-learning ini memanfaatkan teknologi internet atau website untuk memberikan materi pembelajaran yang dikemas layaknya kelas konvensional pada umumnya. Sederhananya kelas dipindahkan di dalam platform online, jadi di sini siswa akan belajar secara online. 3. Facilitated e-Learning E-learning jenis ini adalah kombinasi dari E-learning pertama dan E-learning kedua. Di sini bahan pembelajaran akan diberikan melalui website, seperti animasi, audio dan format lainnya. Di sini juga terdapat forum diskusi yang yang bisa digunakan untuk terhubung dengan pengguna lain, fitur chatting hingga konferensi yang dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang ditentukan. 4. Embedded e-Learning Untuk jenis E-learning cukup berbeda dengan E-learning yang lainnya karena pada metode ini biasanya menggunakan metode just-in. Di sini pengguna akan langsung mendapatkan respon mengenai materi apa yang sedang dicarinya. Jenis E-learning bisa ditemukan pada website dokter yang mana pengguna dapat memberikan pertanyaan dan dokter yang sudah tersertifikasi pun akan segera memberikan jawaban yang dibutuhkan. Komponen Pendukung E-learning Komponen pendukung E-learning yang wajib ada untuk mendukung metode pembelajaran ini paling tidak harus memiliki 5 aspek yang ada di bawah ini. Perangkat keras hardware. Perangkat lunak software. Jaringan intranet. Konten dan materi pembelajaran. Strategi komunikasi pemanfaatan elearning dalam pembelajaran. Jadi sekarang sudah tahu kan, apa itu E-learning mulai dari pengertian, fungsi, macam-macam hingga komponen pendukung apa saja yang ada pada E-learning. Artikel Lainnya Yang tidak termasuk komponen pendukung E-learning adalah? Hardware Software Brainware Konten Pembelajaran Infrastruktur Jawaban yang benar adalah C. Brainware. Dilansir dari Ensiklopedia, yang tidak termasuk komponen pendukung e-learning adalah Brainware. [irp] Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. Hardware adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. Software adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. [irp] Menurut saya jawaban C. Brainware adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban D. Konten Pembelajaran adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. [irp] Menurut saya jawaban E. Infrastruktur adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah C. Brainware. [irp] Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah. Ā©ļø Unsplash Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan yang beralih dari model pelatihan tradisional tatap muka ke manajemen pembelajaran online yang menawarkan lebih banyak keuntungan. Selain soal biaya yang lebih murah dan akses yang mudah, e-learning yang terdiri dari beberapa komponen dinilai efektif untuk meningkatkan skill karyawan sesuai yang dibutuhkan perusahaan. Menurut penelitian firma riset dan konsultan bisnis yang berbasis di AS, National Business Research Institute, sekitar 23 persen karyawan memutuskan meninggalkan pekerjaan mereka karena minimnya pengembangan dan pelatihan karyawan di perusahaan. Karyawan resign menimbulkan kerugian karena organisasi bisnis kehilangan talent dan biaya rekrutmen, serta dapat menurunkan produktivitas. Perusahaan yang tidak menawarkan kesempatan untuk mengembangkan diri sangat tidak masuk akal di zaman ini ketika teknologi telah mampu mengatasi segala hambatan secara efisien. Pembelajaran dan pelatihan karyawan sekarang bisa dilakukan lebih mudah, fleksibel, dan tidak membebani keuangan perusahaan, dengan metode e-learning atau pembelajaran elektronik menggunakan media digital. Berikut ini tiga komponen utama dalam e-learning karyawanInfrastruktur Software dan aplikasi KontenMasukkan e-learning ke dalam paket benefit yang ditawarkan kepada calon karyawan Berikut ini tiga komponen utama dalam e-learning karyawan Infrastruktur Tidak seperti metode pembelajaran kelas tatap muka yang dilakukan dengan pertemuan langsung di dalam satu ruangan, e-learning adalah proses pembelajaran jarak jauh sehingga membutuhkan teknologi digital sebagai media penghubung. E-learning menggunakan perangkat komputer dan jaringan internet. Komponen e-learning ini merupakan sarana bagi karyawan untuk dapat mengikuti dan menyelesaikan program pelatihan virtual. Komputer, tablet, smartphone, dan perangkat multimedia digunakan sebagai sarana komunikasi dalam video interaktif maupun pertemuan online. Software dan aplikasi Selain infrastruktur, pelatihan jarak jauh juga membutuhkan perangkat lunak atau sistem yang memudahkan penyampaian materi secara sistematis, bahkan memungkinkan karyawan menjalankan pelatihan dengan modul mandiri. Untuk itu, e-learning menggunakan software atau aplikasi manajemen pembelajaran yang bisa diakses oleh setiap peserta secara fleksibel. Melalui platform, penyedia kursus atau perusahaan dapat mengatur dan mengelola pelatihan karyawan sesuai kebutuhan. Beberapa perangkat lunak yang digunakan untuk e-learning antara lain adalah learning management system LMS, micro-learning, interactive video, storytorials, scenario-based learning SBL, complex decision-making simulation, dan virtual reality VR/augmented reality AR/mixed reality MR. Konten Komponen e-learning ketiga adalah konten, yaitu materi atau modul pembelajaran jarak jauh yang menjadi bahan ajar. Ini bergantung pada jenis pelatihan dan keterampilan yang ingin dikuasai oleh karyawan. Kini, kursus online bisnis menyediakan beragam konten pelatihan, mulai dari keuangan, pemasaran, komunikasi, hingga kepemimpinan. Beberapa penyedia pelatihan juga menawarkan keterampilan teknis, seperti coding, SEO, data analytics, dan pemrograman. Keuntungan dari e-learning adalah proses pembelajaran dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan karyawan dan perusahaan. Misalnya, seluruh karyawan di kantor dapat mempelajari jenis keterampilan umum yang sama. Atau, seorang karyawan dapat menguasai keahlian yang sifatnya spesifik dan individual. Saat e-learning pertama kali muncul, banyak pemimpin bisnis khawatir bahwa hasil pelatihan online karyawan tidak akan sama dengan pembelajaran tradisional tatap muka. Namun, sejak sertifikat kursus online menunjukkan penguasaan keterampilan yang efektif sama dengan model pelatihan di kelas, popularitas kursus online terus meningkat. Masukkan e-learning ke dalam paket benefit yang ditawarkan kepada calon karyawan Karyawan saat ini mengharapkan lebih dari sekadar gaji dalam bekerja. Mereka juga butuh belajar, tumbuh, dan membangun karier. Perusahaan yang dapat memberikan peluang pelatihan dan pengembangan karyawan akan lebih mudah menarik top talent serta meningkatkan loyalitas mereka. Untuk merekrut top talent, Anda dapat menggunakan headhunter Glints TalentHunt yang efisien. Layanan rekrutmen ini memiliki database lebih dari top talent dengan beragam keterampilan dan pengalaman yang telah dikurasi. Tim spesialis kami membantu Anda menemukan kandidat yang paling tepat dengan teknologi berbasis AI yang cepat dan akurat. Merekrut dengan TalentHunt tidak perlu biaya di awal maupun biaya pembatalan saat tidak menemukan profil kandidat yang Anda inginkan. Anda hanya membayar jasa rekrutmen untuk kandidat yang telah berhasil Anda rekrut dan pekerjakan. TalentHunt juga menjamin kecocokan kandidat dengan peran yang Anda butuhkan. Selama 90 hari, Anda akan mendapat garansi penggantian kandidat gratis apabila kinerja karyawan yang kami rekomendasikan tidak memuaskan. Rekrut kandidat terbaik Anda di Lebih dari perusahaan telah menggunakan layanan TalentHunt untuk merekrut top talent dengan tingkat kepuasan 8/10. Penulis Khairina Gabung dengan Komunitas untuk Perusahaan! Dapatkan newsletter gratis kami untuk terus terupadate tentang tren industri dan insight HR di Indonesia dan Asia Tenggara lewat email! Bagi generasi Z dan milenial, e-learning adalah istilah yang pasti sudah tidak asing lagi. Akan tetapi, sudah tahukah kamu apa itu e-learning secara mendalam? Tak perlu khawatir, karena Glints sudah menyiapkan penjelasan lengkapnya untukmu. Hal itu mulai dari definisi, cara menjalankannya, sampai kelebihan dan kekurangan yang mungkin dialami. Baca artikel ini sampai tuntas, ya! Apa Itu E-Learning? Ā© Sebelum masuk ke sistem beserta kelebihan dan kekurangannya, kamu perlu tahu dulu apa itu e-learning yang sebenarnya. Dilansir dari The Economic Times, e-learning atau electronic learning adalah sistem pembelajaran formal yang menggunakan internet dan perangkat elektronik sebagai pendukungnya. Dengan sistem ini, guru dan murid tak harus menjalankan kelas secara tatap muka langsung. Kalau untuk istilah yang tidak terlalu formal, mungkin kamu juga familiar dengan istilah kursus online. Sama dengan e-learning, semuanya dilakukan melalui internet. E-learning memungkinkan orang untuk mengikuti kelas yang sama, meskipun lokasi dan zona waktunya berbeda-beda. Sangat mempermudah proses pencarian ilmu, kan? Cara Menjalankannya Ā© Cara menjalankan e-learning juga sangat mudah, yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan perangkat elektronik, sambungan internet, guru atau pemberi materi, dan murid-muridnya. Akan tetapi, agar proses pembelajaran lebih lancar, LearnUpon menyarankan untuk menggunakan learning management system LMS. Salah satu contoh LMS berbasis cloud yang bisa diakses dan digunakan dengan mudah adalah Google Classroom. Baik itu untuk murid sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sampai kuliah, Classroom dapat memenuhi proses pembelajaran secara online. Jadi, tak perlu repot berpindah aplikasi atau menyimpan folder di mana-mana. Pasalnya, semua data yang dibutuhkan bisa terintegrasi di layanan Google lainnya. Kamu juga bisa menggunakan LMS lain pilihanmu, selama itu memudahkan proses baik bagi murid maupun guru. Kelebihan dan Kekurangan E-Learning Setelah mempelajari apa itu e-learning dan cara menjalankannya, saatnya kamu untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan e-learning Ā© 1. Bebas repot Karena semua data dan aplikasi tersimpan di gadget, kelebihan utama dari e-learning adalah kamu bisa langsung mengakses semuanya dengan mudah. Butuh mencari referensi tambahan? Tinggal buka internet, lalu lakukan pencarian. Dengan e-learning, proses pembelajaran jadi sangat dipermudah bagi pihak pengajar maupun murid yang mengikuti kelasnya. Memang, awalnya mungkin agak sulit untuk membiasakan diri. Akan tetapi, lama-kelamaan proses pembelajaran ini akan lebih banyak memudahkannya dibandingkan repotnya. 2. Siapa pun bisa mengikutinya Karena menggunakan gadget dan layanan internet, akan lebih mudah bagi siapa pun untuk mengikutinya. Seperti yang sudah sempat disebutkan di atas, di mana pun kamu berada, meskipun zona waktunya berbeda, kamu tetap bisa mengakses kelas yang diadakan secara online. Ini sangatlah menguntungkan apalagi bagi mereka yang ingin mengikuti kelas setelah kerja seharian, atau mungkin juga berada di belahan dunia lainnya. 3. Alternatif training Bagi perusahaan besar, penerimaan karyawan baru membutuhkan banyak resource. Mulai dari pengajar, tempat, waktu, dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar itu semua. Nah, manfaat e-learning bagi perusahaan-perusahaan tersebut adalah sistem ini dapat dijadikan alternatif. Katakanlah rangkaian penerimaan ada mulai dari onboarding, tur kantor, training, dan seterusnya. Training atau onboarding bisa diadakan secara online, agar serentak dan otomatis menjadi lebih efektif. Kekurangan e-learning Ā© 1. Meningkatkan risiko keamanan Kekurangan e-learning yang paling utama adalah berbagai macam ancaman cybersecurity yang ada di luar sana. Hal itu seperti malware, phishing, dan masih banyak lagi. Tanpa pengetahuan mendasar yang cukup kuat, bisa saja murid atau bahkan gurunya terkena ancaman tersebut. Maka dari itu, semua orang wajib berhati-hati ketika memasukkan data, jangan mengklik link yang tidak jelas asalnya, dan hal-hal lain yang harus dihindari. 2. Mengurangi pertemuan langsung Bagi beberapa orang, pertemuan di kelas membuat stres dan sulit fokus. Akan tetapi, kekurangan interaksi langsung juga bisa membuatmu kewalahan dan justru lebih kesulitan dalam menjalani proses pembelajaran. Bagi guru, kekurangan e-learning adalah keaslian tugas para murid jadi sulit dibuktikan. Bisa jadi orang lain yang mengerjakan tugas tersebut, lalu mereka sekadar mengumpulkan saja, kan? Untuk menghindari hal ini, para guru harus membuat sistem tersendiri. 3. Butuh waktu untuk lancar Bagi generasi Z dan milenial, melakukan segala sesuatu secara online mungkin sudah biasa. Akan tetapi, apa kabar pengajar yang sudah terbiasa mengajar secara tradisional yang menggunakan papan tulis, kertas, dan dijalankan secara langsung? Ini dia salah satu kekurangan e-learning. Butuh waktu bagi pihak yang belum familiar dengan teknologi ini untuk lancar menjalankannya. Belum lagi kalau tiba-tiba ada kesalahan teknis, permasalahan dengan internet, dan lain-lain. Itu dia penjelasan lengkap seputar apa itu e-learning, cara menjalankanya, beserta kelebihan dan kekurangannya. Dapat disimpulkan bahwa e-learning adalah sistem yang sangat mempermudah proses pembelajaran, terutama jika ingin dilakukan secara global. Sistem ini mengurangi biaya operasional yang umumnya digunakan untuk pesawat atau kendaraan lain, menyewa gedung, dan lain-lain. Ingin mencoba pengalaman e-learning yang menyenangkan? Kamu bisa ikuti Glints ExpertClass, lho. Glints ExpertClass adalah kelas online yang akan dibawakan oleh para ahli dari berbagai macam bidang. Tunggu apa lagi? Pilih dari beragam kategori yang ada dan cari kelas yang ingin diikuti, sekarang juga! Definition of 'E-learning' What is eLearning?

yang tidak termasuk komponen pendukung e learning adalah