kambingberanak cepat. 2 tahun boleh beranak 3 kali ke 4 kali; selalu beranak kembar; memerlukan ruang yang kecil; makan sikit saja; tak perlukan pekerja yang ramai; lokasi kandang mudah di akses & strategik; banyak sumber makanan percuma; ada buat servis tambahan (sembelih, proses, masak, penghantaran) Komen: Perbaiki lagi cara penulisan. Sila amalkan membaca material bacaan Bahasa Melayu seperti buku novel atau surat khabar Media Permata. "Anak ku 10 orang" Siapa suruh beranak ramai kalau gaji inda banyak. Ani pendapat ku saja, inda boleh disalahkan kerajaan 100% dalam hal ani. Orang Brunei sensitip kalau bab usin/gaji lambat keluar Keduajenis kambing ini sudah beradaptasi dengan baik dengan kondisi tropis basah di Indonesia, namun cara beternak kambing masing-masing jenis memiliki keistimewaan. Kambing kacang mempunyai keistimewaan dibandingkan kambing PE yaitu ber anak kembar dan jarak beranak yang lebih pendek. Kambing Marica Kelahirankembar . Pengeluaran susu 0.3 kg sehari dalam masa 3 bulan pertama dan 0.2 kg dalam masa 4 - 6 bulan. Kambing Jamnapari Ciri-ciri:- Badan lebih besar dan tinggi dari kambing kacang Tanduk yang melentur ke atas dan ke belakang, Bulunya agak lebat di bahagian punggung dan daerah leher. setiap regu bola voly maksimal memainkan bola sebanyak kali pukulan. Pada Artikel kali ini saya akan menjelaskan cara ternak kambing jawa yang mudah,efisien dengan modal sedikit. Yuk! Simak penjelasannya dibawah ini. Kambing Jawa merupakan salah satu Kambing yang banyak dagingnya, Kambing jenis ini memanglah paling sangat favorit dagingnya untuk di masak. Sangat enak jika dimasak dengan beberapa resep masakan Indonesia, mulai dari sate sampai tengkleng. Waktu melahirkan, Kambing Jawa kerap melahirkan anak kembar warnanya bisa jadi 2 sampai 4 ekor kembar semua. Kambing Jawa sangat bagus dalam hal reproduksi dan dapat beranak sepanjang tahun dan kambing ini menjadi favorit untuk di kembangbiakan dan menjadi Kambing pedaging favorit. Kambing ini telah tersebar kesemua pulau di Pulau Jawa. Ciri Ciri Kambing Jawa Yang Baik Untuk Di Ternak Jenis pada kambing jawa ini sangat mudah di pahami, hanya dengan melihat warna bulunya yang berwarna tunggal seperti putih, hitam dan coklat dan bulunya yang pendek Kambing Jawa sudah bisa di bedakan cirinya. Namun semakin maraknya perkawinan silang yang di lakukan oleh peternak Kambing maka ketiga warna itu juga banyak yang berkombinasi. Kambing Jawa akan mempunyai sebuah tanduk berbentuk pedang, hal ini berlaku baik jantan ataupun betina. Dan bentuk telinganya agak pendek serta menggantung, Kambing Jawa juga memiliki sebuah jenggot pada jenis kelamin jantan sedangkan betina jarang di temui namun ada juga yang memilikinya. Memiliki bentuk leher yang lebih pendek serta punggungnya yang melengkung. Untuk yang berjenis pejantan memiliki bulu surai yang panjang dan kasar sekitar garis leher dan pundaknya dan juga punggung dan ekornya. Kambing Jawa jantan maupun dewasa ini memiliki ukuran bulunya yang agak pendek di seluruh tubuhnya,namun tidak juga pada ekor dan dagunya. Untuk penjantan ini ditumbuhi sedikit bulu panjang pada sekitar garis lehernya sampai ke pundak atau punggung, ekor dan pantatnya. Untuk memulai ternak Kambing Jawa ini memang harus di disiapkan dengan secara keseluruhan, dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan, dan juga perawatan hingga memanenya. Namun dalam ternak Kambing Jawa ini tugas terpenting kita adalah dengan meningkatkan hasil produksi tingkat kelahiran anak kambing karena kambing ini memang sangat cepat dalam berkembangbiak. Baiklah berikut ini adalah hal-hal yang harus di lakukan jika ingin sukses dan berhasil di dunia ternak Kambing Jawa. 1. Pembuatan Kandang Untuk Ternak Kambing Memang cukup penting sebuah tempat/kandang waktu melakukan usaha ternak pada kambing jenis apapun tak terkecuali Kambing Jawa/Kambing Lokal. Begitujuga kandang ini harus di buat sesuai standar, ukuran, tingkat dan kenyamanan sampai dengan suhu lokasi pada kandang nantinya. Untuk standar ukuran tersebut dapat kita tanyakan pada para peternak Kambing Jawa yang sudah berpengalaman atau mengikuti beberapa seminar ternak yang ada di Kota Anda. Namun saya ingatkan lagi, kambing ini sangatlah mudah beradaptasi di lingkungan yang ada di Indonesia dan bahkan dengan pakan berkualitas rendah kambing ini mampu tumbuh dan juga berkembangbiak dengan baik. Namun untuk meningkatkan hasil produksi tentunya pakan yang berkualitas akan menjadi penyokong utama untuk mendapatkan hasil maksimal dalam reproduksi. Ukuran kandang ternak yang biasanya digunakan untuk ternak kambing jawa adalah sebagai berikut untuk beranak 120 cm x 150 cm per ekor untuk indukan 100 cm x 150 cm per ekor untuk anakan 100 cm x 125 cm per ekor untuk pejantan 120 cm x 150 cm per ekor 2. Pemilihan Bibit Untuk Ternak Kambing Jawa Persiapan yang kedua yang harus di penuhi agar sukses dalam ternak Kambing Jawa adalah dengan menyediakan bibit dari hasil pemilihan bibit unggul. Bibit yang unggul akan memajukan hasil reproduksi, jadi dalam kasus ini bibit juga berguna keberadaannya dan dengan produk selektif maksimal. Kambing Jawa benar mempunyai ukuran tubuh yang kecil, namun waktu saat mencari bibit untuk bahan ternak harus bisa mungkin di pilih dengan kondisi bibit berukuran besar, sebab keturunan yang didapatkan pastinya akan mengikuti yang di miliki oleh induknya. Penyaringan bibit ini harus di lakukan secara cermat dan teliti, jangan sampai memperoleh bibit Kambing Jawa yang cacat maupun penyakitan. 3. Pemberian Pakan Ternak Pemberian pakan juga sangat penting dalam usaha ternak binatang apapun, pakan memang berperan vital untuk proses tumbuh dan juga perkembangbiakan hewan tersebut. Sebisa mungkin pakan anda harus memenuhi gizi untuk setiap harinya yang di butuhkan oleh kebutuhan Kambing Jawa. Namun pakan yang di bahas adalah pakan yang bisa di dapatkan secara biaya yang murah. Pakan bisa juga berupa rumput hijau/kering dan juga pakan buatan dari hasil fermentasi oleh bahan-bahan organik. Selain itu pakan pokok ada juga pakan tambahan yaitu yang berupa kacang-kacangan dan juga suplemen dan vitamin. Pakan juga berasal dari rumput rumput hijau dapat di peroleh dengan membeli di pasar rumput atau bisa juga dengan mencari sendiri di kebun ngarit. Untuk ngarit ini bisa di lakukan dengan sendiri jika tidak ada kesibukan lain, namun untuk yang melakukan usaha ternak Kambing Jawa sebagai pekerjaan sampingan dapat membeli rumput setiap harinya. Kelemahan beli rumput ini adalah pasti mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, untuk itu solusi itu semua adalah dengan memberi pakan buatan sendiri. Atau anda bisa memotong rumpu sendiri jika anda memiliki lahan sendiri, jika anda malas memotong secara manual anda bisa juga menggunakan alat mesin pemotong rumput. 4. Perawatan Ternak Kambing Sangat penting untuk menjaga kesehatan pada Kambing Jawa agar tidak terserang penyakit maupun virus, penyakit dapat menghambat pertumbuhan kambing dan juga mengubah Kambing kehilangan dagingnya kurus. Penyakit juga bisa dapat mematikan, maka dari itu sebelum itu harus kita siapkan obat-obatan ternak pada Kambing Jawa. Dalam kasus pemeliharaan ini sangat bagus jika sering berkunjung ke kandang ternak Kambing Jawa yang sudah berpengalaman, sharing-sharing pengalaman bagaimana cara peralatan yang baik dan benar. Selain itu bisa juga kerap berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat tentang bagaimana cara merawat yang baik dan juga pemberian suplemen agar kambing tetap sehat dan mampu memproduksi yang tinggi. Tahap keempat ini memang banyak di sepelekan, padahal ini cukup penting karena akan merugikan jika semuanya telah berlaku. Sebab itu selalu jaga kebersihan, dan jaga pola makan, pemenuhan gizi, vitamin, dan mineral. Kambing Jawa dewasa memerlukan 2 liter air bersih setiap harinya, dan jangan lupa untuk memberinya pada siang hari menjelang sore sekitar jam setengah 3, waktu ini adalah paling cocok untuk diberikan minum. 5. Cara Reproduksi atau Waktu Kawin Setelah sudah semua persiapan, perawatan dan pemeliharaan yang baik dan benar yang sudah kita lakukan, hari demi hari si kambing akan tumbuh lebih besar dan cukup dewasa siap di kawinkan. Harusnya kambing potong yang sudah berumur 8 – 10 bulan sudah siap di kawinkan, tanda – tandanya adalah kegelisahan, alat kelamin kambing berubah menjadi kemerahan dan bengkak, ekor yang di gerak – gerakkan, dan juga menurunnya nafsu makan. Setelah sudah di kawinkan kambing mengandung selama 5 – 6 bulan, lalu penanganan pada proses kelahiran juga di perlu. Kita perlu memperhatikan tanda – tanda dari kambing potong yang akan melahirkan, biasanya kambing akan menggaruk – garuk lantai pada kandang dan terlihat cukup gelisah. Dalam hal ini, kita juga harus ikut serta dalam waktu proses kelahiran untuk menghindari hal- hal yang tidak di inginkan. Dengan pengelolaan yang baik kambing bisa melahirkan dalam setiap 7 bulan sekali dan sekali melahirkan dapat menghasilkan 1 – 4 ekor anak kambing. Setelah 1 bulan semenjak si induk kambing sudah melahirkan maka induk kambing sudah bisa kita kawinkan kembali dengan kambing pejantan lain. 6. Masa Panen dan Penjualan Periode panen yang paling baik dan menguntungkan tentunya ketika menjelang hari raya keagamaan, seperti Lebaran dan Idul Adha dimana permintaan daging untuk konsumsi dan qurban sangat tinggi. Seperti harga hewan ternak pada lainnya, harga kambing jawa juga berfluktuasi dan tidak sama antar satu daerah. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai situasi dan kondisi, contohnya permintaan di musim hari raya, dan jumlah suplai di pasaran, kualitas dari ternak itu juga, dan sebagainya. Untuk anak kambing yang betina yang baru berumur kurang dari 6 bulan, biasanya dihargai dengan kisaran harga 1,5 juta – 2 juta rupiah per ekor. Sementara itu, kambing yang pejantan yang sudah siap kawin dengan tinggi 90 cm harganya sekitar 4 juta – 6 juta rupiah. Tips Sukses Cara Ternak Kambing Untuk cara agar sukses dalam merintis sebuah bisnis peternakan ini ada baiknya anda mengikuti kiat-kiat sukses berikut ini Buat perhitungan yang cermat terkait dengan total pengeluaran yang diperlukan dengan jumlah modal yang dimiliki dan juga kemungkinan keuntungan yang didapat dari ternak kambing etawa. Mengkalkulasikan segala modal awal, jumlah pengeluaran, dan kemungkinan keuntungan merupakan hal yang penting dalam menjalankan suatu bisnis karena hal ini adalah cara untuk menghindari kerugian karena adanya pengeluaran yang tidak dibutuhkan. Gali informasi dan pengalaman lebih banyak, baik dari buku, internet, dan peternak lainnya agar anda lebih memahami untuk beternak kambing etawa secara optimal,atau jika anda ingin ternak kambing etawa bisa klik disini. Seperti itu cara ternak Kambing Jawa yang baik dan benar, jika ke empat poin tersebut dapat kita lakukan dengan secarabaik dan benar maka hasil produksi yang tinggi akan kita tukarkan menjadi sebuah pundi-pundi rupiah. Omset ternak Kambing Jawa memang sangatlah besar. Desa saya saja saat ini sudah menghasilkan 86 juta setiap tahunnya, semua itu di dapat hanya dengan modal awal 7 induk betina dan 1 pejantan pada tahun 2003. Jadi yang saya harapkan para mitra budidaya untuk selalu optimis dan semangat. Salam Sukses Mitra Budidaya!! Kambing menjadi salah satu hewan mamalia yang banyak dimanfaatkan oleh manusia baik untuk dikonsumsi dagingnya maupun air susunya. Apalagi jika Anda menilik banyaknya kreasi kuliner dengan bahan dasar kambing yang sangat beragam, sehingga permintaan pada hewan tersebut terus meningkat. Hal ini yang membuat bisnis di bidang peternakan khususnya kambing juga cukup marak karena hasilnya bisa sangat menjanjikan. Apabila Anda berminat untuk terjun di bisnis peternakan kambing, sebaiknya pelajari cara ternak kambing agar cepat gemuk dan beranak. Saat Anda ingin ternak kambing, hal utama yang harus dipikirkan adalah modal dan tempat beternak yang tersedia. Ketika modal dan tempat sudah ada, maka Anda harus ikuti beberapa cara ternak kambing berikut ini. 1. Pembibitan Sebagai langkah awal, Anda bisa memilih kambing dengan umur 6-8 bulan sehingga sudah berada di masa kawin. Saat memilih kambing, perhatikan ciri-ciri tubuhnya, seperti kecacatan, kondisi bulu, garis pinggang, hingga kebersihan anusnya. Jangan lupa untuk memastikan, bahwa yang Anda beli adalah kambing dengan jenis kelamin yang berbeda. 2. Pakan Pakan tentu menjadi hal paling penting sebagai pemenuhan nutrisi kambing-kambing Anda. Umumnya, para peternak kambing akan memberikan rumput dan dedaunan hijau sebagai makanan utama, namun itu saja nyatanya tidak cukup. Anda bisa menambahkan pakan lain, seperti ampas tahu, ampas tempe, singkong, hingga bekatul untuk menambah nutrisi kambing. Meskipun diberi tambahan, pakan utama kambing tetaplah rumput dan dedaunan hijau. Pemberian pakan bisa Anda lakukan sehari 2 kali sehari di pagi dan sore. Sesekali beri juga vitamin untuk kambing demi menjaga daya tahan tubuhnya. 3. Panen Kambing bisa Anda jual kembali ketika sudah berumur 9 bulan keatas karena kondisi dagingnya yang sudah bagus dan sudah dewasa. Akan lebih menguntungkan jika kambing yang siap dijual kembali bertepatan pada hari-hari besar, seperti hari raya Idul Adha di mana permintaan kambing akan meningkat dan harganya pun akan naik. Demikianlah beberapa cara ternak kambing bisa Anda lakukan sendiri. Selain memperhatikan pakannya, Anda juga perlu memperhartikan kondisi kandang kambing dengan membersihkannya secara berkala. Selamat mencoba! Secara umum sapi melahirkan anak kembar jarang ditemui, hal ini disebabkan karena sapi merupakan hewan yang sangat berbeda dengan ruminansia seperti kambing yang bisa melahirkan anak kambing sebanyak 2 sampai 3 dalam sekali lahiran. Cara Menghasilkan Anak Kembar Pada Sapi Hewan sapi hanya bisa melahirkan satu anak, kemungkinan untuk bisa melahirkan anak kembar sangat sedikit sekali persentasenya sekitar 0,5 sampai 9 %. Baca Juga Jenis Sapi Yang Menguntungkan Cara menghasilkan anak kembar pada sapi setidaknya terdapat 3 metode yakni seleksi, memanipulasi produksi dan inseminasi buatan IB atau kawin suntik. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengena cara menghasilkan anak kembar pada sapi dengan ketiga metode tersebut 1. Seleksi Jika menginginkan sapi lahir kembar, maka pilihlah sapi yang memiliki keturunan kembar air pada sapi betina maupun pada jantan. Kemungkinan sapi yang dilahirkan nanti juga akan kembar karena faktor genetis, untuk itu lakukan seleksi secara selektif dan pilihlah indukkan yang berkualitas dan sehat guna menghasilkan sapi kembar dalam kondisi sehat. 2. Manipulasi produksi Cara selanjutnya adalah dengan cara memanipulasi produksi dengan cara pemberian hormon pada sapi betina dewasa yang akan menjadi indukan agar menghasilkan lebih dari 1 sel telur yang nantinya dibuahi oleh spermatozoa hasil pemisahan kromosom. Kemudian embrio yang merupakan hasil pembuahan terbelah menajdi 2 sel yang akan dipisahkan oleh micromanipulator, dikultur hingga stadium matang baru setelah itu dimasukkan ke rahim bagi kanan dan kiri dan akhirnya menghasilkan anakkan kembar. 3. Insemen Buatan IB Cara yang ketiga adalah dengan cara memadukan kawin suntik atau biasa disebut dengan Insemen Buatan atau IB dengan transfer embrio. Proses ini menjadikan pembelahan telur yang telah dibuahi sehingga menghasilkan anak sapi kembar. Cara IB dilakukan dengan tujuan sebagi berikut Membuat sekali reproduksi menghasilkan 2 anakkan sapi. Mengoptimalkan bibit yang unggul pada sapi Meningkatkan angka kelahiran pada sapi Memperbaiki genetika sapi Mencegah terjadinya penularan penyakit Cara IB dikenal adalah cara yang cukup berhasil untuk menghasilkan keturunan kembar, namun IB memiliki kekurangan, di antaranya Air susu yang dihasilkan oleh induk kurang Indukan akan mengalami mandul Proses kelahiran akan sulit Akan menurunnya sifat genetika pada sapi Bisa – bisa terjadinya kawin sedarah pada anakkan sapi Berikut ini teknik proses IB pada sapi 1. Penampungan semen Siapkanlah tempat untuk penampungan sperma dan vagina buatan. Lakukan evaluasi pada kualitas sperma Kemudian lakukan proses pengenceran dan pengawetan sperma Lakukan proses pengawetan semen beku 2. Waktu proses IB pada sapi Permukaan birahi sudah sekitar 44 % Pada pertengahan birahi sudah 82 % Akhir dari Birahi mencapai 75 % Setelah 6 jam birahi terjadi sekitar 62,5 % Lalu setelah 12 jam birahi terjadi 32,5 % Setelah 18 jam birahi terjadi sekitar 28 % Selanjutnya setelah 24 jam birahi terjadi sekitar 12 % 3. Cara membuat IB Semen yang dihasilkan harus di cairkan terlebih dahulu Masukkan air hangat setelah nitrogen dimasukkan Thawing dilakukan pada 37 derajat celcius Air pada suhu badan 37 derajat celcius yang waktunya sekitar 7 – 18 detik Keluarkan dan keringkan menggunakan tisu jika proses Thawing telah selesai Masukkan dalam gun dan potong menggunakan gunting pada ujung yang mencuat Masukkan plastik sheath pada gun yang telah terisi dengan semen beku Siapkan sapi yang siap untuk di IB Lakukan proses IB sesuai dengan prosedur Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Cara Menghasilkan Anak Kembar Pada Sapi. Semoga bisa membantu ya. Baca Juga Ciri dan Karakteristik Sapi Pasundan Ternak kambing produksi optimal BAHAN Kambing, pakan, peralatan konstruksi kandang, lahan ALAT Tempat pakan/minum PEDOMAN TEKNIS Jenis kambing asli di Indonesia adalah kambing kacang dan kambing peranakan etawa PE Memilih bibit Pemilihan bibit diperlukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik. Pemilihan calon bibit dianjurkan di daerah setempat, bebas dari penyakit dengan phenotype baik. Calon induk Umur berkisar antara > 12 bulan, 2 buah gigi seri tetap, tingkat kesuburan reproduksi sedang, sifat keindukan baik, tubuh tidak cacat, berasal dari keturunan kembar kembar dua, jumlah puting dua buah dan berat badan > 20 kg. Calon pejantan Pejantan mempunyai penampilan bagus dan besar, umur > 1,5 tahun, gigi seri tetap, keturunan kembar, mempunyai nafsu kawin besar, sehat dan tidak cacat. Pakan Ternak kambing menyukai macam-macam daun-daunan sebagai pakan dasar dan pakan tambahan konsentrat. Pakan tambahan dapat disusun dari bungkil kalapa, bungkil kedelai, dedak, tepung ikan ditambah mineral dan vitamin. Pakan dasar umumnya adalah rumput kayangan, daun lamtoro, gamal, daun nangka, dsb. Pemberian hijauan sebaiknya mencapai 3 % berat badan dasar bahan kering atau 10 - 15 % berat badan dasar bahan segar Pemberian pakan induk Selain campuran hijauan, pakan tambahan perlu diberikan saat bunting tua dan baru melahirkan, sekitar 1 1/2 % berat badan dengan kandungan protein 16 %. Kandang Pada prinsipnya bentuk, bahan dan konstruksi kandang kambing berukuran 1 1/2 m² untuk induk secara individu. Pejantan dipisahkan dengan ukuran kandang 2 m², sedang anak lepas sapih disatukan umur 3 bulan dengan ukuran 1 m/ekor. tinggi penyekat 1 1/2 - 2 X tinggi ternak. Pencegahan penyakit sebelum ternak dikandangkan, kambing harus dibebaskan dari parasit internal dengan pemberian obat cacing, dan parasit eksternal dengan dimandikan. - TERNAK KAMBING PENDAHULUAN Ternak kambing sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya relatif mudah. Meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang lumayan, jika pemeliharaannya ditingkatkan menjadi semi intensif atau intensif, pertambahan berat badannya dapat mencapai 50 - 150 gram per hari. Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing, yaitu bibit, makanan, dan tata laksana. BIBIT Pemilihan bibit harus disesuaikan dengan tujuan dari usaha, apakah untuk pedaging, atau perah misalnya kambing kacang untuk produksi daging, kambing etawah untuk produksi susu, dll. Secara umum ciri bibit yang baik adalah yang berbadan sehat, tidak cacat, bulu bersih dan mengkilat, daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan. Ciri untuk calon induk Tubuh kompak, dada dalam dan lebar, garis punggung dan pinggang lurus, tubuh besar, tapi tidak terlalu gemuk. Jinak dan sorot matanya ramah. Kaki lurus dan tumit tinggi. Gigi lengkap, mampu merumput dengan baik efisien, rahang atas dan bawah rata. Dari keturunan kembar atau dilahirkan tunggal tapi dari induk yang muda. Ambing simetris, tidak menggantung dan berputing 2 buah. Ciri untuk calon pejantan Tubuh besar dan panjang dengan bagian belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, tidak terlalu gemuk, gagah, aktif dan memiliki libido nafsu kawin tinggi. Kaki lurus dan kuat. Dari keturunan kembar. Umur antara 1,5 sampai 3 tahun. MAKANAN Jenis dan cara pemberiannya disesuaikan dengan umur dan kondisi ternak. Pakan yang diberikan harus cukup protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, mudah dicerna, tidak beracun dan disukai ternak, murah dan mudah diperoleh. Pada dasarnya ada dua macam makanan, yaitu hijauan berbagai jenis rumput dan makan tambahan berasal dari kacang-kacangan, tepung ikan, bungkil kelapa, vitamin dan mineral. Cara pemberiannya Diberikan 2 kali sehari pagi dan sore, berat rumput 10% dari berat badan kambing, berikan juga air minum 1,5 - 2,5 liter per ekor per hari, dan garam berjodium secukupnya. Untuk kambing bunting, induk menyusui, kambing perah dan pejantan yang sering dikawinkan perlu ditambahkan makanan penguat dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 - 1 kg/ekor/hari. TATA LAKSANA Kandang Harus segar ventilasi baik, cukup cahaya matahari, bersih, dan minimal berjarak 5 meter dari rumah. Ukuran kandang yang biasa digunakan adalah Kandang beranak 120 cm x 120 cm /ekor Kandang induk 100 cm x 125 cm /ekor Kandang anak 100 cm x 125 cm /ekor Kandang pejantan 110 cm x 125 cm /ekor Kandang dara/dewasa 100 cm x 125 cm /ekor Pengelolaan reproduksi Diusahakan agar kambing bisa beranak minimal 3 kali dalam dua tahun. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah Kambing mencapai dewasa kelamin pada umur 6 s/d 10 bulan, dan sebaiknya dikawinkan pada umur 10-12 bulan atau saat bobot badan mencapai 55 - 60 kg. Lama birahi 24 - 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 - 21 hari. Tanda-tanda birahi gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering dikibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak dan mau/diam bila dinaiki. Ratio jantan dan betina = 1 10 Saat yang tepat untuk mengawinkan kambing adalah Masa bunting 144 - 156 hari .... 5 bulan. Masa melahirkan, penyapihan dan istirahat ± 2 bulan. Pengendalian Penyakit Hendaknya ditekankan pada pencegahan penyakit melalui sanitasi kandang yang baik, makanan yang cukup gizi dan vaksinasi. Penyakit yang sering menyerang kambing adalah cacingan, kudis scabies, kembung perut bloat, paru-paru pneumonia, orf, dan koksidiosis. Pasca Panen Hendaknya diusahakan untuk selalu meningkatkan nilai tambah dari produksi ternak, baik daging, susu, kulit, tanduk, maupun kotorannya. Bila kambing hendak dijual pada saat berat badan tidak bertambah lagi umur sekitar 1 - 1,5 tahun, dan diusahakan agar permintaan akan kambing cukup tinggi. Harga diperkirakan berdasarkan berat hidup x 45 sampai 50% karkas x harga daging eceran. CONTOH ANALISA USAHA TERNAK KAMBING Pengeluaran Bibit Bibit 1 ekor pejantan = 1 x Rp. Rp. Bibit 6 ekor betina = 1 x Rp. Rp. Total Rp. Kandang Rp. Makanan Rp. Obat-obatan Rp. Total Pengeluaran Rp. Pemasukan Dari anaknya Jika setelah 1 tahun, ke 6 produk menghasilkan 2 ekor, jumlah kambing yang bisa dijual setelah 1 tahun = 12 ekor. Jika harga tiap ekor Rp. maka dari 12 ekor tersebut akan dihasilkan 12 x Rp. = Rp. Dari induk Pertambahan berat induk 50 gram per ekor per hari, maka setelah 2 tahun akan dihasilkan pertambahan berat 7 x 50 gr x 365 = 127,75 kg. Total daging yang dapat dijual 7 x 15 kg + 127,75 kg = 232,75 kg. Pendapatan dari penjualan daging = 232,75 kg x Rp. Dari kotoran Selama 2 tahun bisa menghasilkan ± 70 karung x Rp. = Rp. Keuntungan Masuk == Rp. Keluar == Rp. Keuntungan selama 2 th Rp. dikurang Rp. == Rp. atau Rp. per bulan. Unduh PDF Unduh PDF Kambing hewan yang selalu ingin tahu dan cerdas, yang sangat menyenangkan untuk dipelihara. Akan tetapi, ini juga memerlukan upaya yang keras. Apabila tidak dirawat dengan baik, kambing bisa berubah agresif dan melarikan diri ke tempat penggembalaan yang lebih menarik. Untungnya, Anda bisa membuat kambing senang dengan menyediakan kandang yang aman, memberi makan dengan benar, melakukan perawatan, dan menjaga kesehatannya. 1 Siapkan tempat penggembalaan. Tempat ini harus cukup luas bagi kambing, memberi perlindungan, dan menyenangkan, misalnya dengan menempatkan batu besar yang dapat dipanjat kambing. Kambing akan mencari makan di penggembalaan. Jadi, jika Anda menyediakan tempat yang luas, kambing akan memiliki banyak makanan. Kambing menyukai tanaman, seperti gulma, rumput, dan semak sehingga penggembalaan harus menyediakan berbagai macam tanaman. Kambing akan mencari makanan dan menyantap apa saja yang ada di penggembalaan. Pastikan tidak ada tanaman beracun di penggembalaan. Kambing sangat menyukai gulma. Jadi, jangan mencabutinya. Kambing akan mengunyahnya dengan gembira.[1] Idealnya, Anda harus menyediakan padang sekitar 0,5 hektare atau lebih untuk tempat penggembalaan kambing. Jika tidak memiliki tanah yang luas, Anda harus memberi tambahan makanan, misalnya jerami dan pelet.[2] Apabila Anda hanya mempunyai 2-4 ekor kambing berjenis kecil, 20 meter persegi ruang penggembalaan sudah cukup jika Anda memberi tambahan makanan. 2 Buatlah pagar yang kuat di sekeliling penggembalaan. Selain menjaga agar kambing tidak keluar, pagar juga akan mencegah masuknya predator. Kambing adalah hewan yang pintar dan bisa memanjat sehingga sering kali keluar dari kandang. Anda harus membuat pagar yang tinggi dan sulit dipanjat, dengan ukuran minimal 2 meter. Beberapa pemilik kambing memasang pagar listrik untuk mencegah kambing keluar kandang. Anda bisa membangun pagar yang kokoh dengan menancapkan tiang kayu yang berat ke dalam tanah dan mengecornya dengan beton. Setelah itu, pasang pengaman dengan jaring kawat berlubang kecil, bukan yang besar.[3] Jauhkan benda-benda pengayaan enrichment item dari pagar agar kambing tidak melompat keluar. Kambing biasanya tidak akan keluar pagar jika disediakan banyak ruang, makanan yang melimpah, tempat tinggal yang nyaman, dan hiburan.[4] 3 Buatlah kandang. Kambing minimal memerlukan kandang 3 sisi yang menghadap ke selatan, yang akan membuatnya terlindung dari angin. Kambing akan menggunakan tempat tersebut untuk berlindung dari hal-hal seperti panas dan hujan. Kandang harus memiliki ventilasi yang baik, tetapi tidak banyak angin. Sediakan tempat tidur dari jerami di dalam kandang untuk memberi kenyamanan kepada kambing.[5] Kambing bisa tinggal di kandang berukuran kecil atau rumah anjing yang besar. Anda bisa menggunakan lantai beton pada kandang untuk memudahkan perawatan. Akan tetapi, lantai seperti ini memerlukan biaya yang besar dan harus ditutupi dengan jerami yang lunak. 4 Berilah hiburan untuk kambing. Kambing adalah hewan yang sangat cerdas, dan akan membuat ulah jika merasa bosan. Hiburan bisa berupa batu-batu besar, lereng yang bisa dipanjat, atau tong daur ulang. Kambing sangat senang memanjat dan menandukkan kepalanya pada benda-benda tersebut.[6] Benda apa pun yang Anda tempatkan di kandang harus kokoh dan tidak berbahaya bagi kambing, misalnya paku yang mencuat. Berikan mainan dan camilan agar kambing tetap aktif. Iklan 1 Sediakan air bersih. Kambing harus mendapatkan air bersih setiap saat. Gunakan wadah air yang berat karena kambing bisa membalikkannya. Periksa airnya minimal 2 kali sehari, dan lebih sering lagi ketika cuaca sedang ekstrem.[7] Pada musim dingin jika Anda tinggal di negara dengan 4 musim, mungkin Anda harus menyediakan air sepanjang hari apabila suhunya berada di bawah titik beku. Anda juga bisa membeli wadah air tahan beku di toko pertanian.[8] 2 Sediakan berbagai macam tanaman di tempat penggembalaan. Ini bisa berupa gulma, rumput, tanaman merambat, dan tanaman hijau yang lain. Kambing bahkan suka memakan tanaman berduri seperti mawar liar! Jika tidak ada banyak variasi tanaman di penggembalaan, Anda bisa menyebarkan biji gulma seperti dandelion. Tanamlah semak di sepanjang pinggir pagar karena kambing suka merumput di tempat tersebut. Anda juga dapat menyediakan rambanan dari tanaman yang sangat disukai kambing.[9] Sebaiknya Anda memberikan campuran dari beberapa tanaman di bawah ini Rumput Gulma Tanaman merambat Daun nangka Daun kelor Daun turi Lamtoro 3 Hindari memberikan tanaman beracun. Kambing mungkin dikenal suka makan apa saja, tetapi beberapa tanaman bisa berbahaya bagi hewan ini. Walaupun kambing bisa mengenali tanaman yang berbahaya, hewan ini bisa memakannya karena penasaran. Pastikan tanaman yang berbahaya ini tidak tumbuh di dalam atau di dekat penggembalaan, dan jangan memberikan rambanannya kepada kambing. Beberapa tanaman yang beracun bagi kambing di antaranya[10] Begonia Lidah buaya Azalea Cemara inggris Oleander Delphinium Anyelir Larkspur Ceri liar Krisan Lili Daffodil Daun salam Opium Rhubarb Tomat 4 Berilah makanan tambahan berupa jerami dan biji-bijian lain. Kambing memang tidak memerlukan biji-bijian, tetapi hewan ini sangat suka mengunyahnya. Biji-bijian juga cocok digunakan ketika cuaca sedang dingin atau jika penggembalaan terlalu kecil untuk menyediakan berbagai macam tanaman.[11] Berikan beberapa jenis makanan, seperti jerami, oat, dedak, dan jelai. Kambing pada umumnya makan sebesar 3-4% dari berat tubuhnya setiap hari.[12] Anda harus memberi makan kambing berdasarkan berat tubuhnya. Anda hanya perlu memberi tambahan makanan jika persediaan tanaman di penggembalaan tidak mencukupi. Anda juga harus memberi tambahan makanan untuk kambing betina yang akan melahirkan atau kambing yang akan disembelih agar badannya bertambah gemuk. Anda juga bisa menggunakan pakan berbentuk pelet, yang banyak mengandung nutrisi. Pakan ini bisa digunakan untuk menggantikan biji-bijian. Ketika cuaca sedang dingin, berilah makanan tambahan untuk membantu melawan suhu yang dingin.[13] Sebagai contoh, Anda bisa memberikan biji-bijian sebanyak 4% dari berat tubuhnya apabila kambing enggan untuk merumput di luar kandang. 5 Gantung pakan di atas tanah. Walaupun suka memakan rumput, kambing tidak suka memakan makanan yang ditempatkan di atas tanah. Penempatan makanan di atas tanah akan mengurangi kemungkinan munculnya jamur, dan mencegah kedatangan serangga yang akan memakannya. Ketika Anda memberikan makanan, misalnya jerami, tempatkan makanan tersebut pada dinding kandang atau tiang pagar. Tempat pakan untuk kuda bisa dijadikan pilihan yang bagus. Jika Anda memelihara lebih dari satu kambing, gunakan tempat pakan yang lebar. Mungkin kambing akan saling mendorong ketika makan, dan tempat pakan yang sempit bisa menimbulkan cedera.[14] 6 Gunakan suplemen garam jilat salt lick yang disarankan dokter hewan. Kambing memerlukan berbagai macam vitamin dan mineral di dalam makanan, tetapi kualitas makanannya bisa tergantung pada kualitas tanah dan makanan yang disantap. Biasanya, kambing memang memerlukan suplemen. Banyak pemilik kambing yang menggunakan campuran garam atau garam jilat yang mengandung beragam mineral yang diperlukan. Dengan cara ini, kambing akan memakan suplemen tersebut dengan gembira dan juga akan minum dalam jumlah yang lebih banyak. Dokter hewan bisa mengetahui campuran suplemen yang cocok untuk kambing Anda karena kondisi tanah di tempat Anda akan memengaruhi campuran mineral yang dibutuhkan. Dokter juga akan menyarankan jumlah suplemen garam yang harus disediakan dan seberapa sering pemberiannya. Anda bisa membeli campuran garam atau garam jilat untuk kambing di toko pakan ternak atau internet. Selalu simpan suplemen tambahan jauh dari kambing karena hewan ini akan memakannya melebihi dosis yang disarankan.[15] Iklan 1 Bersihkan bulunya setiap hari. Sebagai langkah pertama, gunakan sikat berbulu kaku untuk mengurai dan menghilangkan kotoran dan lumpur yang menempel. Selanjutnya, gerakkan sisir pada bulu kambing untuk menghilangkan partikel kotoran yang tersisa. Dan yang terakhir, jalankan sikat berbulu lembut pada kambing agar bulunya mengilap. Ketika melakukan ini, jalankan tangan di sepanjang tubuh kambing untuk memeriksa apakah ada benjolan atau bengkak di tubuhnya yang bisa menandakan adanya penyakit atau luka.[16] Apabila Anda merasakan sesuatu yang tidak biasa atau perilaku kambing berubah, segera hubungi dokter hewan. 2 Periksa kuku kambing setiap hari. Jagalah agar kuku kambing tetap kering. Ketika Anda menyikat bulu kambing setiap hari, periksa juga kukunya untuk melihat apakah ada kerusakan atau benda yang tersangkut, misalnya kotoran atau batu. Lepaskan apa saja yang tersangkut dan pastikan kukunya tampak bagus. Jika Anda mencium bau busuk atau melihat adanya kerusakan, hubungi dokter hewan dengan segera. Anda bisa menghilangkan kotoran atau batu yang tersangkut di kuku kambing menggunakan penyikat kuku atau tangan. Bau yang tidak sedap bisa terjadi karena adanya kondisi yang dinamakan pembusukan kuku, dan ini harus diobati.[17] Biasanya, kaki kambing harus direndam di dalam larutan sulfat tembaga.[18] Meskipun begitu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter hewan. 3 Potong kuku kambing. Tanpa kuku yang sehat, kambing tidak akan dapat berlari, memanjat, dan melompat. Sayangnya, terlalu banyak dan terlalu sedikit memotong kuku bisa membuat kambing menjadi pincang. Mintalah seorang profesional mengajari Anda cara memotong kuku kambing, dan ukuran kuku yang tepat untuk kambing. Jika kuku kambing telah dipotong dengan benar, Anda harus memotongnya setiap 6-8 minggu sekali untuk mempertahankan panjang kuku.[19] Apabila Anda merasa kurang percaya diri untuk memotong kuku kambing, mintalah profesional untuk melakukannya. Lebih baik membayar seorang profesional untuk melakukannya daripada membahayakan kambing. 4 Potong bulu kambing jika perlu. Gunakan gunting pangkas listrik untuk memotong bulu kambing. Ketika cuaca sedang dingin, area yang harus selalu dipotong di antaranya adalah sekitar ambing, perut, paha, dan ekor kambing. Ketika cuaca sedang hangat, Anda bisa memotong bulu tubuhnya agar kambing merasa lebih nyaman.[20] Jika Anda tidak terbiasa menggunakan gunting pangkas, mulailah di area kecil terlebih dahulu hingga Anda terbiasa. Sebaiknya Anda meminta orang yang berpengalaman untuk mengajarkan cara menggunakannya. Jangan memotong bulu yang berada di dekat mata, telinga, dan area sensitif lain jika Anda belum mahir menggunakan gunting pangkas dengan aman. Tidak ada ukuran yang pasti untuk panjang bulu kambing, tetapi pertimbangkan cuaca di area Anda. Sungguh tidak baik jika Anda memotong habis bulu kambing ketika cuaca sangat dingin. Iklan 1 Bersihkan kotoran dan alas tidur kambing setiap hari. Ambil kotoran dan alas tidur kambing yang basah dan bau setiap hari. Ini termasuk kotoran yang tercecer di tempat penggembalaan dan kandang. Ganti alas tidurnya dengan jerami baru. Ini bisa mencegah munculnya penyakit pada kambing karena Anda telah menghilangkan parasit yang terdapat di dalam kotoran. Satu atau dua kali dalam setahun, bersihkan kandang kambing secara menyeluruh. Ambil alas tidurnya dan sikat seluruh permukaan kandang. Selanjutnya, gantilah alas tidurnya dengan jerami baru. 2 Dorong kambing untuk aktif bergerak. Kambing merupakan hewan yang aktif sehingga Anda harus membuatnya aktif berolahraga. Dorong kambing untuk memanjat dengan meletakkan benda-benda yang dapat dipanjat di tempat penggembalaan, misalnya batu besar, struktur kayu, dan semak. Anda juga bisa bermain dan berlari bersama kambing. Jika tempat penggembalaan berukuran kecil, ajak kambing untuk berjalan-jalan. Kambing juga menyukai benda-benda seperti jungkat-jungkit yang memungkinkannya untuk naik turun dan menyeimbangkan posisinya. 3 Mintalah suntikan "BoSe" kepada dokter hewan. Suntikan BoSe berisi selenium dan vitamin E, yang sangat dibutuhkan agar kambing tetap sehat. Selenium dan vitamin E sangat penting untuk tulang, otot, dan kesehatan reproduksi. Banyak kambing yang kekurangan mineral penting ini sehingga harus diberi suntikan BoSe satu tahun sekali. Suntikan ini hanya bisa didapatkan melalui dokter hewan sehingga Anda harus memiliki resep untuk mendapatkannya. Jika Anda ingin membiakkan kambing, sebaiknya Anda memberikan suntikan ini sebelum mengawinkannya. Ini bisa membantu anak kambing agar bisa tumbuh dengan baik dan mencegah terjadinya komplikasi pada induk kambing. 4 Vaksinasi kambing setiap tahun. Kambing harus diberi vaksin tetanus dan CDT untuk melindunginya dari Clostridium perfringens tipe C dan D. Seiring waktu, efek vaksin akan berkurang sehingga Anda harus memberikannya setiap tahun. Jika kambing akan dibiakkan, vaksinnya harus diberikan sekitar 30 hari sebelum kambing dikawinkan, dan induk kambing harus diberi vaksin 30 hari sebelum melahirkan. Bayi kambing juga harus divaksinasi dalam usia 5-6 minggu untuk kali pertama, dan diberi vaksin lagi sekitar 3-4 minggu kemudian.[21] Anda juga bisa memberi vaksin rabies pada kambing jika disarankan oleh dokter hewan. Vaksinasi rabies bukan hal yang umum bagi kambing.[22] 5 Bersihkan cacing dari tubuh kambing setelah Anda berkonsultasi dengan dokter hewan. Kambing bisa diserang oleh parasit di dalam tubuhnya misalnya cacing sehingga Anda harus menghilangkannya. Obat anticacing yang dirancang khusus untuk kambing hampir tidak ada sehingga Anda bisa menggunakan obat yang dibuat untuk sapi, domba, atau kuda. Anda harus menyesuaikan dosisnya berdasarkan ukuran kambing. Oleh karena itu, terlebih dahulu Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan. Jika ingin membiakkan kambing, berikan obat anticacing pada induk kambing tepat sesudah hewan tersebut melahirkan untuk melindungi induk dan bayinya. Obat anticacing akan dikonsumsi oleh bayi kambing melalui susu induknya.[23] Kambing yang masih kecil juga harus mendapatkan obat anticacing untuk kali pertama saat berusia 6-8 minggu. Anda juga bisa menggunakan grafik ini untuk memberikan obat anticacing 6 Waspadai kembung. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kembung pada kambing, misalnya makan secara berlebihan, mengonsumsi makanan yang tidak seimbang, atau memakan benda beracun. Apa pun penyebabnya, ini bisa berbahaya. Apabila perut kambing terlihat membesar, membulat, dan lebih keras daripada sebelumnya, hubungi dokter hewan untuk diperiksa. Jika perutnya membengkak, atau kambing sulit berjalan, ini bisa menunjukkan bahwa kambing memiliki banyak gas di perutnya. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum mencoba menanganinya sendiri. Salah satu contoh perawatannya adalah dengan memasukkan 500 ml minyak goreng atau minyak mineral ke dalam tenggorokan kambing, lalu menekan dan memijat kambing hingga gasnya keluar. Setelah itu, campur 1 sdm. 15 ml natrium bikarbonat dengan 240 ml air atau molases. Berikan campuran ini pada kambing.[24] Kembung bisa sangat berbahaya bagi kambing. Jadi, Anda harus segera menanganinya. Iklan Apabila Anda tidak mengetahui cara memotong kuku kambing, mintalah bantuan kepada dokter hewan atau ahli perawatan kambing untuk memotongnya. Anda bisa memelihara 1 ekor kambing saja, tetapi hewan ini akan lebih senang jika Anda mempunyai minimal 2 ekor kambing. Kambing juga senang bermain dengan anjing dan hewan ternak yang lain. Kambing sangat senang melompat dan memanjat. Jadi, sediakan semacam batu besar atau benda lain yang dapat dilompati. Jika ingin memelihara kambing yang tidak memiliki tanduk, waktu yang disarankan untuk memotong tanduknya adalah saat kambing berusia sekitar 1 minggu. Jika ingin memotong tanduk kambing dewasa, Anda harus membawanya ke dokter hewan. Pastikan kunci pagar ditempatkan di luar gerbang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara beternak kambing di area Anda, hubungi dinas peternakan setempat. Iklan Peringatan Banyak tanaman hias misalnya azalea yang beracun bagi kambing. Pastikan Anda memberi tanaman yang aman bagi kambing. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?

cara agar kambing beranak kembar